Bengkulu selatan, Tintamas.id – Marwah BUMDes harus tetap dijaga, Kkehormatan, citra dan integritas badan usaha milik Desa agar berjalan profesional, transparan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan bukan lari kekantong pribadi ke penguasa anggaran dan untuk menghindari praktek elitis atau pengelolaan sembarangan.
Sangat di sayangkan Bumdes Harapan Bersama Desa Suka Jaya kecamatan Kedurang yang seharusnya sudah merealisasikan ayam petelor di tahun 2025 tapi hingga detik ini belum juga di realisasikan, yang lebih mencengangkan lagi pengurus Bumdes yang baru, dibentuk bulan enam tahun 2025 yang menurut warga dan ketua Bumdes itu sendiri kepengurusan Bumdes hasil pemilihan/Penunjukan Kepala Desa itu sendiri tanpa musyawarah. Dan yang mengejutkan lagi Dana ketahanan pangan Tahun 2025 sebesar Rp. 143.000.000, untuk Ayam petelor baru masuk kerekening BUMDes pada bulan 12 tahun 2025 sudah barang tentu mustahil untuk merealisasikan program unggulan dari kementerian Desa bisa di realisasikan dengan waktu yang tepat.
Patut diduga aliran Dana Bumdes kerap dipermainkan oleh kepala Desa untuk keuntungan usaha pribadinya berupa Delivery Order (DO) sawit, dan keterangan kepala desa sebelumnya terkait kepengurusan Bumdes begitu sulit hanyalah alibi saja, pasalnya usaha BUMDes Harapan Bersama juga bergerak di Delevery order (DO) sawit menurut sumber yang sangat berkompeten Bumdes Harapan Bersama Desa suka maju sudah berjalan lebih kurang tiga tahun.
Salah satu sumber masyarakat Desa Suka jaya Kecamatan Kedurang ilir yang dimintai keterangan lewat sambungan WA terkait belum bergeraknya Ketahanan pangan melalui Bumdes yang direncanakan untuk ayam petelor ada dugaan diputarkan dulu ke usaha DO sawit.
Untuk diketahui usaha DO sawit milik Bumdes dan Do Pribadi milik kepala Desa Edi yanto dikerjakan oleh Ketua Bumdes yang baru.
Keterangan Masyarakat yang di hubungi lewat sambungan WA dengan bahasa kedurang mengatakan untuk aliran dananya, kalau kami masyarakat ini ndengae nye tula dang, untuk secara sepesifik kebenaran nye termasuk awam kami dang, ame kemaghi dipakai untuk DO, cuman disamping itu DO pak kades ini ade die pacak bersilatlah pacak di ulang alikah karne DO due tadi dang, ame ditanyei DO pribadi luk itu dang, yang jelas itu masyarakat ndik pacak nggugat itu orang ni besiapan duit besak, jadi sewaktu-waktu ade pemeriksean kemane dana itu orang itu positif siap nyediakah dana itu, positif ade dalam rekening Bumdes itu cuman ame kami ndengae ndengae masyarakat ni tape duitu besak juge pacak dimodalkah nye, ye sampai ketelinge kami itulah.
Apresiasi setinggi tinggi nya dari awak media Tintamas.id kepada inspektorat melalui Hamdan Sarbaini melalui sambungan Wa menanggapi pemberitaan kami sebelumnya, akan segera menindak lanjuti dan memanggil Pengurus BUMDes dan Kepala Desa Suka jaya.(Dinaro)
